<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Neneng Annadhrah Blog</title>
	<atom:link href="http://neneng.wimos.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://neneng.wimos.info</link>
	<description>Sekadar sebuah blog untuk mengekspresikan diri</description>
	<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 17:53:21 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Martabak Keju Mini</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/11/martabak-keju-mini/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/11/martabak-keju-mini/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 17:49:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dapur]]></category>

		<category><![CDATA[Makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Bahan:
1     butir telur
3     sdm gula pasir
1/4 kg    tepung terigu
2     sdm Olive Oil
1         sdm susu bubuk
Air minum secukupnya
1     blok kecil keju olahan, parut
4     sdm meses
Cara:
- Kocok telur dan gula hingga gula larut
- Campurkan olive oil
- Masukkan susu bubuk sambil diaduk
- Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental
- Tambahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan:</p>
<p>1     butir telur<br />
3     sdm gula pasir<br />
1/4 kg    tepung terigu<br />
2     sdm Olive Oil<br />
1         <span id="more-82"></span>sdm susu bubuk<br />
Air minum secukupnya<br />
1     blok kecil keju olahan, parut<br />
4     sdm meses</p>
<p>Cara:</p>
<p>- Kocok telur dan gula hingga gula larut<br />
- Campurkan olive oil<br />
- Masukkan susu bubuk sambil diaduk<br />
- Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kental<br />
- Tambahkan sedikit air<br />
- Tuang 2 sdm adonan pada teflon diameter 12 cm yg sdh dipanaskan di atas api kecil, diamkan   sejenak hingga agak kering<br />
- Taburi dgn keju parut dan meses<br />
- Lepaskan martabak dr teflon menggunakan lidi dan Lipat 2, dan diamkan sesaat.<br />
- Angkat dan hidangkan dengan segelas susu<br />
- Siap menjadi sajian sarapan sehat keluarga.</p>
<p>Selamat menikmati!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/11/martabak-keju-mini/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Stick Sagu Keju</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/11/stick-sagu-keju/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/11/stick-sagu-keju/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 17:05:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>

		<category><![CDATA[Resep]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Bahan:
1    butir telor
3    sdm  gula pasir
2    sdm  susu bubuk
1    blok  kecil keju olahan
1/4 kg    tepung sagu
2    sdm  olive oil
1/4 kg    minyak goreng
Cara:
- Kocok telur dan gula hingga gula larut, tambahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan:<br />
1    butir telor<br />
3    sdm  gula pasir<br />
2    sdm  susu bubuk<br />
1    blok  kecil keju olahan<br />
1/4 kg    tepung sagu<br />
2    sdm  olive oil<br />
1/4 kg    minyak goreng<span id="more-78"></span></p>
<p>Cara:<br />
- Kocok telur dan gula hingga gula larut, tambahkan susu bubuk, aduk rata<br />
- Parut keju dan campurkan<br />
- Masukkan Olive oil dan aduk hingga tercampur rata<br />
- Tuang tepung sagu sedikit demi sedikit hingga adonan bisa di ulen<br />
- Cetak atau bentuk seperti stick ato sesuai selera<br />
- Goreng dalam panas sedang hingga kecoklatan<br />
- Tiriskan dan siap dinikmati<br />
Selamat mencoba!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/11/stick-sagu-keju/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sempurna</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/10/sempurna/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/10/sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 05:29:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum…slamat pagi dunia…slamat pagi Hasya n Hasna!!!
Pagi yang cerah ya nak, semoga hari ini smua berjalan dgn “cerah” secerah mentari, bercahaya indah seindah bening dibola mata Hasna, dan berkilau bak mutiara yang memantul dari pipi Hasya yang cantik.
Duo cantikku, tidurlah yang nyenyak, ntar lagi kalian akan bangun dan beraktivitas lagi. Itu pasti melelahkan, meski bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Assalamu’alaikum…slamat pagi dunia…slamat pagi Hasya n Hasna!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Pagi yang cerah ya nak, semoga hari ini smua berjalan dgn “cerah” secerah mentari, bercahaya indah seindah bening dibola mata Hasna, dan berkilau bak mutiara yang memantul dari pipi Hasya yang cantik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Duo cantikku, tidurlah yang nyenyak, ntar lagi kalian akan bangun dan beraktivitas lagi. Itu pasti melelahkan, meski bagi kalian bermain adalah hal yang menyenangkan.<span id="more-74"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Ma’afkan Umi ya nak, kalo Umi blum bisa memberi yang terbaik buat kalian. Umi terlalu sibuk hingga gak selalu bisa gendong kalian, terutama Hasya. Tapi Alhamdulillah Hasya n Hasna anak yang baik dan mandiri. Kalian gak cengeng ato rewel seperti bayi2 pada umumnya yg sering Umi temui. Kalian adalah anugerah terindah yang diberikan Allah buat Umi. Merenungkan keberadaan kalian, betapa besar kasih sayang-Nya yang Umi rasakan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"><strong><em><span> </span>Dalam sepi, kalian adalah keriuhan. Dalam sedih, kalianlah penggembiranya. Dalam lelah, kalian juga bak penawar yang meringankan. Betapa kalian berdua hadiah dari-Nya yang sangat menakjubkan, yang seharusnya membuat Umi selalu banyak bersyukur pada-Nya.</em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Umi sayang kalian nak, Umi cinta kalian, meski kadang Umi suka kesal dng tingkah kalian yang mulai susah dikontrol. Hasya mungkin sudah bosan dgn mainannya sehingga lebih senang mengacak peralatan dapur, naik meja makan, membuang-buang makanan n air,membongkar apa2 yg sudah dirapihkan bahkan sangat suka mengganggu Umi memasak. Hasna sedang waktunya mengeksplorasi isi rumah dengan kepintarannya merangkak n berdiri berpegangan pada tumpuan, Hasna juga senang “bersih2 rumah”, segala “jasad renik” yang ditemui dilantai pasti diambilin, bahkan lobang kunci dilantaipun dicongkel sampe bersih, sayangnya benda2 itu dibuangnya kemulut alias dimakan. Kalo Umi lagi nyuci, Hasna juga yang nomor satu mo bantuin, merangkak ke air super cepat sebelum Umi sempat nyuci bekas detergen yg nempel ditangan dgn bersih. Semua itu sering membuat Umi harus teriak2, “Hasya jangan!!!”, ato “Hasna jangan!!!”, bahkan bikin Umi jadi ngomel2 kesana kemari. Ma’afin Umi ya nak…</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Beberapa waktu yang lalu Hasya sempat susah makan, gak mau minum susu bikin Umi pusing tujuh keliling. Bingung pengennya Hasya apa. Dijajanin apa2 dimakannyapun cuma sedikit. Umikan sedih lihat Hasya lesu, lemes, apalagi waktu itu Hasya lagi batuk, pilek bahkan sempat panas demam sehari. Tapi Alhamdulillah sekarang udah baikan ya, bahkan makan n minum susunya juga udah hebat. Ternyata susunya pengen dikasih gula biar ada rasa manisnya. Udah bosan kali ya sama rasa susunya yang hambar. Lain kali jangan mogok makan lagi ya nak, karena Umi juga ga suka orang ngomong aneh2. Bilang Umi suka telat ngasih makanlah, harus beginilah begitulah, ato beranggapan tingkah Hasya begitu sebagai ungkapan kecemburuan krn terbaginya kasih sayang buat adik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Tapi apapun pendapat orang Umi terima saja nak. Toh pada kenyataannya yang paling tahu keadaan Hasya n Hasna kan Allah. Cukup buat Umi minta petunjuk<span> </span>n solusi ke Allah saja. Terlalu memikirkan pendapat orang kadang membuat hati sedih karna orang lain cuma mengungkapkan sesuatu berdasrkan kerangka berfikir n pengalamannya saja meski mungkin keadaannya berbeda. Cukup Allah saja buat kita nak, <strong>banyaklah bersyukur pada-Nya apapun keadaan kita</strong>. Kesibukan Umi adalah kenyataan yang harus sama2 kita jalani. Waktu yang ga smuanya buat kalian krn harus juga terbagi dgn pekerjaan rumah yg lain. Ga ada yg bisa slalu menunggui kalian bermain. Kita ga punya pembantu ato babysitter, dan orang2 yang Umi harapkan dekat ada jauh diseberang sana. Dan kenyataan Hasya terlalu dini punya adik sehingga kasih sayangnya begitu cepat terbagi, semua itu sudah menjadi kehendak Allah nak. <strong>Gak ada yang buruk dari-Nya, segala sesuatu pasti mengandung hikmah. Hikmah yang terasa nikmat bila kita mampu memetiknya.</strong> Semoga…Amin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">Buat Umi, kehadiran Hasya adalah kesempurnaan. Dengan hadirnya Hasna, tetap saja semuanya menjadi sempurna.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"><em>Kau begitu sempurna… </em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"><em>Dimataku kau begitu indah…</em><span> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/10/sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mencintai Ulama</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/09/mencintai-ulama/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/09/mencintai-ulama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 08:06:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Nasihat]]></category>

		<category><![CDATA[Ulama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[

Firman Allah
&#8220;Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun.&#8221; (QS. Fathir: 8 )


Sabda Nabi
“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At Tirmidzi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>
<h4>Firman Allah</h4>
<div>&#8220;Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun.&#8221; <strong>(QS. Fathir: 8 )</strong></div>
</li>
<li>
<h4>Sabda Nabi</h4>
<div>“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” <strong>(HR. At Tirmidzi, dishahihkan Al Imam Al Albani)</strong></div>
</li>
<li>
<h4>Nasehat Salaf</h4>
<div>&#8220;Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka.&#8221; <strong>(Umar bin Abdul Aziz)</strong></div>
</li>
</ul>
<p><span id="more-51"></span></p>
<h4>Para Ulama Pewaris Nabi di masa sekarang,</h4>
<p>&#8220;merujuklah kepada mereka maka kita akan selamat.&#8221;</p>
<ul>
<li><a href="http://www.alabad.jeeran.com/" target="_blank">Asy Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad</a></li>
<li><a href="http://www.burjes.com/" target="_blank">Asy Syaikh Abdussalam Barjis</a></li>
<li><a href="http://njza.net/web/" target="_blank">Asy Syaikh Ahmad An Najmi</a></li>
<li><a href="http://www.alalbany.net/" target="_blank">Asy Syaikh Al Albani</a></li>
<li><a href="http://www.alburaie.com/new/index.php" target="_blank">Asy Syaikh Al Bura’i</a></li>
<li><a href="http://www.binbaz.org.sa/" target="_blank">Asy Syaikh Ibn Baaz</a></li>
<li><a href="http://www.binothaimeen.com/" target="_blank">Asy Syaikh Ibn Utsaimin</a></li>
<li><a href="http://www.sh-emam.com/" target="_blank">Asy Syaikh Muhammad Al Imam</a></li>
<li><a href="http://www.muqbel.net/" target="_blank">Asy Syaikh Muqbil bin Hadi</a></li>
<li><a href="http://www.rabee.net/" target="_blank">Asy Syaikh Rabi’ bin Hadi</a></li>
<li><a href="http://www.alfawzan.ws/alfawzan/default.aspx" target="_blank">Asy Syaikh Shalih Al Fauzan</a></li>
<li><a href="http://www.sh-yahia.net/" target="_blank">Asy Syaikh Yahya Al Hajuri</a></li>
<li><a href="http://www.olamayemen.com/html/" target="_blank">Ulama Yaman</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/09/mencintai-ulama/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Praktis Mengatasi Anak Susah Makan</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/09/susah-makan/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/09/susah-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 05:29:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Anak]]></category>

		<category><![CDATA[Susah Makan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/2008/09/42/</guid>
		<description><![CDATA[Problema sulit makan ini dialami anak di usia balita. Umumnya mulai ditemui pada usia anak 1-4 th. Banyak hal yang menyebabkan anak susah makan. Karena bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb.
Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan &#38; tips singkat mengatasinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Problema sulit makan ini dialami anak di usia balita. Umumnya mulai ditemui pada usia anak 1-4 th. Banyak hal yang menyebabkan anak susah makan. Karena bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb.</p>
<p>Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan &amp; tips singkat mengatasinya :<span id="more-42"></span></p>
<p><strong>1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.</strong><br />
Menu makan saat bayi (&gt; 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt<br />
orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.</p>
<p>Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna &amp; bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.</p>
<p><strong>2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar</strong>. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.</p>
<p>Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu<br />
makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur<br />
kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.</p>
<p><strong>3. Minum susu terlalu banyak</strong><br />
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur &amp; lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan<br />
dalam ikan-ikanan, sayur &amp; buah.</p>
<p>Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.</p>
<p><strong>4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.</strong><br />
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam<br />
lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan &amp; malas makan.</p>
<p>Tips :<br />
Perhatikan &amp; ubah kebiasaan &amp; perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar &amp; menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.</p>
<p><strong>5. Munculnya sikap negativistik è fase normal yg dilewati tiap anak.</strong><br />
Pada usia &gt;2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.</p>
<p>Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang<br />
sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.</p>
<p>Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.<br />
Kan rumah adalah madrasah pertama &amp; utama bagi anak.</p>
<p><strong>6. Anak sedang sakit / sedih</strong><br />
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.</p>
<p>Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.</p>
<p>Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.</p>
<p>Tetap kreatif mengolah &amp; menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu &amp; memahami kondisi anak, dan bersabar.</p>
<p>Luluk Lely Soraya<br />
Ditulis bebas &amp; dirangkum dari berbagai sumber.<br />
sumber : milis SEHAT</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/09/susah-makan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Rindu&#8230;.</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/08/surat-rindu/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/08/surat-rindu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 22:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Mama&#8230;. Pa kabar ya mama disana? lagi ngapain ya mama? lagi mimpi??? mimpiin aku ya&#8230;he..he..
Kangen deh sama mama, kangennnn&#8230;.banget. Pengen ngobrol, pengen curhat n pengen masakan mama yang top banget. Duh mama&#8230; dah lama aku ga ngelahap pindang kepalo patin, asam pedas kepalo patin, tekwan ikan, pempek ikan n ayam balado khas mama. Aku kangen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mama&#8230;. Pa kabar ya mama disana? lagi ngapain ya mama? lagi mimpi??? mimpiin aku ya&#8230;he..he..</p>
<p>Kangen deh sama mama, kangennnn&#8230;.banget. Pengen ngobrol, pengen curhat n pengen masakan mama yang top banget. Duh mama&#8230; dah lama aku ga ngelahap <em>pindang kepalo patin, asam pedas kepalo patin, tekwan ikan, pempek ikan </em>n <em>ayam balado</em> khas mama. Aku kangen makan lesehan khas rumah kita, rame-rame, rebutan he..he..<span id="more-28"></span></p>
<p>TOP deh mama&#8230; mama jago masak, anak2nye smua jago makan, trutama yg perempuan2. Apa kabar tuh ma kakak yg jago makan ikan sampe titik tulang penghabisan?? Apa prestasinya itu masih dipertahankan?</p>
<p>Oya, tambah seru ya ma di rumah sejak ada Dedek yg sudah kembali lagi ke Duri setelah kuliah. Anak mama yang <em>centil </em>ntu emang jagonya bikin rame.</p>
<p>Tapi sepi yah ma sejak Khoir di Pekanbaru. Kan biasanya dia yang paling manja n akrab sama mama. Paling sering curhat ama mama, paling malas tapi telaten kalo ngurus Lukman.</p>
<p>Oya apa kabar Lukman yah ma? Udah pintar apalagi cucu mama laki2 nyang baru satu2nya ntu? Katanya Lukman manja skali ya ma. Wajarlah ma krna banyak yang manjain, dia kan masih <em>Raja</em>, ga ada saingan. Ntar lagi tuh mama bakal ada kerepotan sekaligus kesenangan yang lain, alias adek Lukman. Mudah2an kakak n bayinya sehat n selamat n lancar dalam melahirkan nanti ya ma.</p>
<p>Gimana dengan adindaku yg rajin ngurus rumah ma? Ga terasa ya ma, Umi udah SMA sekarang. Udah ABG, udah gadis remaja. Mudah2an Umi selalu dilindungi Allah ya ma, jangan sampe terjebak pergaulan remaja yg ga baik, karna adikku yg satu ni supel banget, gampang bergaul alias interaksi sosialnya bagus. Cuma dlm masa ini diakan sedang mencari <em>jati diri, </em>jadi gampang menyerap hal-hal baru. Moga aja dia selalu terbawa ke hal yg positif ya ma, jadi potensi dirinya terarahkan. Wah&#8230; aku jadi ingat si Umi kecil yg imut dan cantik. Dulu aku suka bilang Umi Abiha, krn Rasulullah suka bilang putrinya Fatimah Umi Abiha. Padahal asalnya panggilan Umi itu kan Uum ya ma, tapi kenapa jd Umi? Why gitu lho??? Tapi aku kalo lihat Hasya suka ingat Umi kecil lho ma, putih , matanya sipit n imut banget.</p>
<p>Abang gimana ma? kabarnya waktu itu ada rencana mama mo punya mantu. Kenapa sekarang jadi adem ayem lagi. Kasih semangat ma abang, jangan terlena nanti kelewat lagi, kasihan abang. Kan sekarang dah kerja. Kalo bukan buat kuliah, bilang abang uangnya baik ditabung, buat modal. Mama juga kasih tau abang jangan ngerokok lagi (kalo masih ngerokok) kan kata MUI juga haram. Mudah2an ya ma abang segera ketemu jdohnya.</p>
<p>Hmmm&#8230;.Dian, Dian gimana ma? Katanya dah selesai KKN. Mudah2n ntar lagi kuliahnya selesai ya ma, dengan lancar tanpa hambatan. jadi papa juga jadi lebih ringan biayanya. Tapi kalo Diannya masih mo nglanjutin lagi bagus juga ma, sambil kerja kayak abang. Kasih semangat Dian ma, selagi belum berfikir menikah. Dian kan laki2, nantinya punya tanggungjawab cari nafkah, bagus sekali kalo dia mo terusin kuliah lebih tinggi buat modal di dunia kerja.</p>
<p>Dan Agung juga dah gede ya ma. Katanya udah tinggi tapi tambah item ya. Udah bisa ngambil kelapo, udah bisa banyak bantu mama. Oya, diakan dikasih tanggungjawab ngurus ikan. Gimana ikan2nya? Wah&#8230; aku jadi ingat kolam di belakang rumah. Kabar terakhir kolam belakang ga diisi lele lagi&#8230;piara ikan apa Agung ma? Pasti jadi semak lagi dibelakang ya ma sejak Papa n bang Wahyu ga kerja di Duri lagi. Ga ada yang bersih-bersih. Kangen nih makan bareng di pondok belakang.</p>
<p>O iya, Wani dah selesai ya ma. Alhamdulillah n katanya dah kerja. Tapi knapa ga di Duri aja kerjanya, kan banyak TK di Duri daripada jauh2, kalo di Durikan bisa sekalian nemani ibunya.</p>
<p>Mama sendiri jaga kesehatan mama ya ma, aku sedih banget kalo mama sakit, krna akukan ga bisa jenguk mama. Papa juga jaga kesehatannya ma, juga jangan terlalu capek. Mudah2an papa n mama selalu sehat ya, makin sejahtera n disayang Allah. Dimudahkan-Nya dalam segala kesulitan, diringankan-Nya dalam hal2 yang memberatkan, selalu diberikan-Nya kebahagiaan n kegembiraan serta kelapangan hati untuk selalu beribadah. Amin..</p>
<p>Hikss&#8230;Pokoknya aku kangen banget sama mama. Aku sedih banget jauh dari mama. Tapi gimana lagi ya ma, ini semua udah pilihan yang mau ga mau harus aku pilih ketika aku memutuskan menikah. Tapi aku ga pernah membayangkan bakal sesedih ini jauh dari mama. Tadinya aku pikir aku bisa sering pulang.</p>
<p>Kadang aku cemburu juga lihat orang lain. Selalu bisa pulang kalo lagi suntuk di rumah. Kadangkan aku ada jenuhnya ya ma, ngurus rumah, rutinitas yang itu2 aja. Kadang capek ma, pengen istirahat. tapi mana bisa kalo duo bayiku belum tidur. Kalo kerjaan rumah dah beres aku bisa juga istirahat, tapi itu juga sambil tetap nemanin Acha n Nana, krna kan sedang lasak2nya.</p>
<p>Makan juga kadang aku ga selera ma. Pengennya masakan mama. Sesekali aku coba masak sendiri, tapi rasanya ga sama kayak punya mama. Ngebayangin ya kalo aku dekat, aku tinggal main ke mama kalo ga selera makan, tinggal ke mama kalo lagi suntuk, tinggal ke mama kalo lagi cape biar ada yang nemanin Acha n Nana main ato tinggal panggil Bi Uminya. Kalo jauh begini mo ngajak Umi kesini ga bisa juga, krna ongkosnya mahal. Hiks.. mama..</p>
<p>Mama n papa juga pasti kangen banget ya sama Acha n Nana. Apalagi papa blum ketemu sama Nana. Baru punya cucu perempuan, udah jauh banget ga bisa dikunjungi. Aku juga sedih ga bisa ngebahagiain mama n papa dengan kehadiran cucu2 yang lucu di dekat mama n papa. Aku sendiri ngerasain kerinduan mama n papa, karna aku sering lihat Syafa tetangga kami seumuran Acha selalu aja didatangi kakek neneknya, Syafanya juga jarang di rumah krna selalu di tempat neneknya. Kadang aku sering berfikir gimana lagi aku mo ngebahagiain mama n papa kalo bukan dengan dekatnya Acha n Nana sama Opa Omanya. Mudah2an ya ma, Acha n Nana bisa ktemu Oma Opa dalam waktu dekat.</p>
<p>Udahan dulu yah ma, ternyata udah jam 4.30 pagi. Aku jadi ga tidur, kalo ga tidur bgini aku jadi suka pusing krna siang hari ga bakal bisa tidur nyenyak, malah kalo tidur jadi tambah pusing krn suka terbangun.</p>
<p>Lain kali aku mo curhat lagi ya ma.. n jangan lupa, aku selalu mohon do&#8217;a mama n papa, <strong><em>mintakan yang terbaik untukku dari Allah. </em></strong>Do&#8217;akan aku selalu tabah, sabar, tegar n ikhlas dalam menjalani hidup, mendampingi suami dgn setia n merawat Acha Nana dengan baik.</p>
<p>Dadaaaah mama, <em>I love u so much, more n more than words.</em></p>
<p>Salam sayang n rindu buat semua keluarga besar kita, seluruh penghuni rumah plus anak kostnya, genk arisan burai juga kalo bisa, ma kapan ya aku bisa kumpul bareng smua lagi, do&#8217;ain ya ma&#8230;</p>
<blockquote><p><em>Dari ananda yang sayang mama. MMMMuuuuahhh&#8230;.</em></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/08/surat-rindu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nongkrong Depan Kompor</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/08/nongkrong-depan-kompor/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/08/nongkrong-depan-kompor/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Aug 2008 18:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Anak]]></category>

		<category><![CDATA[Nongkrong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Jam berapa yah sekarang&#8230;&#8230;??? Wah ternyata dah jam 1 malam. udah lama banget aku pengen nulis di kompor alias komputer, tapi sussahhh&#8230;.banget nyari waktunya. Soalna kalo duo gadis cantikku blon tidur aku ga bakalan bisa nongkrong depan kompor
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jam berapa yah sekarang&#8230;&#8230;??? Wah ternyata dah jam 1 malam. udah lama banget aku pengen nulis di kompor alias komputer, tapi sussahhh&#8230;.banget nyari waktunya. Soalna kalo duo <em>gadis cantik</em>ku blon tidur aku ga bakalan bisa nongkrong depan kompor<span id="more-7"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/08/nongkrong-depan-kompor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tumis Tempe</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/08/tumis-tempe/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/08/tumis-tempe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 01:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dapur]]></category>

		<category><![CDATA[Sayur]]></category>

		<category><![CDATA[Tumis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Bahan :
Tempe 1 (20 x 15 cm)
Tomat 1 buah.
Merica/lada 1/2 sdt.
Garam 1/2 sdt.
Bawang Putih 3 siung.
Bawang Merah 2 siung.
Kemiri 4 butir.
Gula merah 1/2 ons.
Lengkuas / laos 1 cm.
Daun salam 2 lembar.
Penyedap secukupnya.
Minyak Goreng 1/2 kg.
Cara Membuat
- Iris tempe 2x 1/2 x 1/2 cm, lalu goreng sebentar.
- Haluskan merica, bawang putih, bawang merah, kemiri &#38; garam.
- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan :</p>
<p>Tempe 1 (20 x 15 cm)<br />
Tomat 1 buah.<br />
Merica/lada 1/2 sdt.<br />
Garam 1/2 sdt.<br />
Bawang Putih 3 siung.<br />
Bawang Merah 2 siung.<br />
Kemiri 4 butir.<br />
Gula merah 1/2 ons.<br />
Lengkuas / laos 1 cm.<br />
Daun salam 2 lembar.<br />
Penyedap secukupnya.<br />
Minyak Goreng 1/2 kg.<span id="more-16"></span></p>
<p>Cara Membuat</p>
<p>- Iris tempe 2x 1/2 x 1/2 cm, lalu goreng sebentar.<br />
- Haluskan merica, bawang putih, bawang merah, kemiri &amp; garam.<br />
- Memarkan lengkuas.<br />
- Tomat di potong kecil.<br />
- Tumis bahan - bahan yang dihaluskan beserta lengkuas dan daun salam.<br />
- Setelah harum, masukan tempe yang sudah digoreng, tambahkan air, gula merah yang sudah diiris-iris, tomat dan penyedap rasa secukupnya.<br />
- Aduk sebentar hingga rata lalu tutup dan biarkan hingga airnya hampir kering.<br />
- Aduk lagi hingga kering &amp; angkat.</p>
<p>Tips : cocok disajikan bersama sayur asem dan gorengan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/08/tumis-tempe/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gorengan Rempeyek Kacang</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/08/gorengan-rempeyek-kacang/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/08/gorengan-rempeyek-kacang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 04:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dapur]]></category>

		<category><![CDATA[Gorengan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Bahan:
- Tepung Beras 100gr
- Tepung Terigu 50gr
- Tepung Kanji 1 sdm
- Daun Jeruk 10 lembar (buang tangkainya dan diiris halus)
- Kacang Tanah 200 gr (cincang kasar atau dipotong2x)
- Santan Sedang 350 ml
- Telur 1 butir
- Minyak goreng 1 liter
Bumbu yang dihaluskan:
- Ketumbar 1 sdm disangrai
- Bawang putih 2 siung
- Kencur 3 sdm
- Kemiri 5 butir
- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan:<br />
- Tepung Beras 100gr<br />
- Tepung Terigu 50gr<br />
- Tepung Kanji 1 sdm<br />
- Daun Jeruk 10 lembar (buang tangkainya dan diiris halus)<br />
- Kacang Tanah 200 gr (cincang kasar atau dipotong2x)<br />
- Santan Sedang 350 ml<br />
- Telur 1 butir<br />
- Minyak goreng 1 liter<span id="more-12"></span></p>
<p>Bumbu yang dihaluskan:<br />
- Ketumbar 1 sdm disangrai<br />
- Bawang putih 2 siung<br />
- Kencur 3 sdm<br />
- Kemiri 5 butir<br />
- Garam 1 sdt</p>
<p>Cara membuat:<br />
- Kocok telur sebentar , campur dengan santan dan bumbu yang dihaluskan hingga tercampur rata.<br />
- Campur semua tepung, siram dengan campuran santan hingga tercampur rata, saring.<br />
- Masukan irisan daun jeruk dan aduk rata.<br />
- Ambil 1 sendok sayur adonan, taburi kacang tanah dan siram dipinggir penggorengan, gorengan akan terlepas sendiri.<br />
- Goreng dengan api sedang hingga kecoklatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/08/gorengan-rempeyek-kacang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sayur Asem</title>
		<link>http://neneng.wimos.info/2008/08/sayur-asem/</link>
		<comments>http://neneng.wimos.info/2008/08/sayur-asem/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 03:12:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>neneng</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Dapur]]></category>

		<category><![CDATA[Sayur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neneng.wimos.info/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Bahan :
- Labu siam 1/2 buah (potong dadu)
- Lengkuas 2 cm, memarkan
- Terong 1/2 buah (potong dadu)
- Gambas 1/2 buah (potong dadu)
- Jagung Manus 1/2 buah (ptong 2 cm)
- Melinjo 150 gr
- Daun melinjo 50 gr
- Kacang panjang 3 buah (potong masing - masing 3 cm)
- Penyedap rasa secukupnya
Bumbu yang dihaluskan :
- Ketumbar 1 sdm
- [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bahan :<br />
- Labu siam 1/2 buah (potong dadu)<br />
- Lengkuas 2 cm, memarkan<br />
- Terong 1/2 buah (potong dadu)<br />
- Gambas 1/2 buah (potong dadu)<br />
- Jagung Manus 1/2 buah (ptong 2 cm)<br />
- Melinjo 150 gr<br />
- Daun melinjo 50 gr<br />
- Kacang panjang 3 buah (potong masing - masing 3 cm)<br />
- Penyedap rasa secukupnya<span id="more-14"></span></p>
<p>Bumbu yang dihaluskan :<br />
- Ketumbar 1 sdm<br />
- Bawang putih 2 siung<br />
- Bawang merah 3 siung</p>
<p>Cara membuatnya:<br />
- Rebus jagung hingga lunak<br />
- Campur semua sayur dan bumbu yang dihaluskan serta lengkuas<br />
- Tambahkan garam dan penyedap rasa secukupnya<br />
- Biarkan hingga sayuran lunak.<br />
- Sayuran siap disajikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neneng.wimos.info/2008/08/sayur-asem/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
